..
Lawan PSIS Semarang, Coach Aji Siapkan Strategi Khusus Untuk Bajol Ijo

Lawan PSIS Semarang, Coach Aji Siapkan Strategi Khusus Untuk Bajol Ijo

Surabaya,Rakyat-Demokrasi.Org Tim Persebaya Surabaya akan bertemu PSIS Semarang di ajang BRI Liga 1 202i pekan ke 6, Minggu 3 Oktober 2021. Laga Persebaya Semarang vs PSIS Semarang digelar pada hari ini pukul 20.45 WIB di Stadion Wibawa Mukti Cikarang dan disiarkan langsung Indosiar.

Laga ini menjadi menarik, karena siapun yang menang akan berada di papan atas klasemen sementara.

Aji Santoso, pelatih Persebaya Surabaya dalam jumpa pers, Sabtu 2 Oktober 2021 kembali menyampaikan jika timnya merasa dirugikan karena 3 pemain andalannya dipanggil oleh Timnas Indonesia. Aji menyebut seharusnya pertandingan yang masuk dalam agenda FIFA sudah diberitahukan sejak berbulan-bulan lalu ke federasi.

Lalu federasi yang mendapat pengumuman jadwal itu langsung menyampaikan ke LIB sebagai penyelenggara liga dan pembuat jadwal. “Tapi saya nggak tahu pola pikir mereka bagaimana,” ketus Aji.

Pemanggilan pemain Persebaya ke Timnas ini menurut Aji sebetulnya sebuah kebanggaan. Namun kalau kondisi saat ini, kebanggaan itu justru merugikan Bajul Ijo.

Tiga pemain Persebaya yang dipanggil oleh Timnas Indonesia antara lain seperti Ricky Kambuaya, Ernando Ari, dan Rachmat Irianto. Kendati demikian, hal itu sudah tidak Aji anggap pusing lagi. Kini dia fokus menghadapi laga melawan PSIS dengan pemain pengganti yang kualitasnya tidak kalah baik.

“Meskipun skuad saya limbung tapi saya yakin kami akan memetik poin penuh,” katanya.

Kemudian mengenai pemain lain, hanya Ali Sesay yang mengalami cedera saat terakhir melawan Persebaya. “Ali tampaknya juga basen karena hamstring,” ucapnya.

Sementara untuk lawan yang dihadapi, Aji menyebut jika PSIS sejauh ini adalah tim yang progresif. Hal itu ditunjukan dengan catatan belum pernah terkalahkan. Untuk itulah Aji akan mempersiapkan strategi khusus untuk mengalahkan Mahesa Jenar.

“Kami akan coba memberi kekalahan perdana PSIS. Striker asing saya juga sudah mulai adaptasi dan menemukan bentuk permainannya,” ungkapnya.(AG/Kabarku)


Sebelumnya Risma Marah Marah Di Gorontalo, Ini Klarifikasi Kadinsos
Selanjutnya Sejumlah Aktivis PTUN Kan Gubernur Jatim, Atas Status PLH Sekdaprov