..
Hati Hati Bermain Sosmed,Tahun 2021 Polisi Siber Diaktifkan

Hati Hati Bermain Sosmed,Tahun 2021 Polisi Siber Diaktifkan

Jakarta,Rakyat-Demokrasi.Org, Tahun 2021 mendatang, pemerintah memutuskan untuk memasifkan kegiatan kepolisian siber. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam wawancara khusus dengan Kompas.id, Kamis (17/12/2020). "Serangan digital memang dilematis, tetapi kami sudah memutuskan ada polisi siber," kata Mahfud dikutip dari Kompas.id, Sabtu (26/12/2020). "Tahun 2021 akan diaktifkan sungguh² karena terlalu toleran juga berbahaya," ucap dia.

Polisi siber yang dimaksud Mahfud nantinya akan berupa kontra-narasi. Apabila ada kabar yang tidak benar beredar di media sosial, maka akan diramaikan oleh pemerintah bahwa hal itu tidak benar.

Sementara, jika ada isu yg termasuk dalam bentuk pelanggaran pidana, maka akan ditindak sesuai hukum yg berlaku. "Sekarang polisi siber itu gampang sekali, kalau misalnya Anda mendapatkan berita yang mengerikan, lalu lapor ke polisi," ujarnya. "Dalam waktu sekian menit diketahui dapat dari siapa, dari mana, lalu ditemukan pelakunya lalu ditangkap," kata Mahfud MD.

Mahfud mengatakan, polisi siber Indonesia sudah memiliki kemampuan untuk mendeteksi dengan cepat pelaku pelanggaran siber. Hukuman fisik yg bisa dilakukan dan dipertanggung jawabkan oleh aparat penegak hukum juga sudah disiapkan pemerintah. "Apa contohnya dipertanggung jawabkan? Kalau sifatnya hinaan terhadap personal kita tidak peduli. Tetapi kalau sudah berhubungan dengan kepentingan masyarakat, polisi bertindak," tuturnya.

Ia menambahkan, selama ini sebenarnya polisi Indonesia mampu menangkap pihak yang menyebarkan konten tidak baik berkaitan dengan kepentingan rakyat. Namun, perbuatan itu tidak langsung ditindak oleh polisi karena menjaga agar masyarakat tidak takut denga polisi dan pemerintah. "Ini tampaknya sudah mulai memanas, kita lebih panas juga agar lebih tertib," ucap Mahfud MD.(red)


Sebelumnya Proyek EO Provinsi Jatim,Diduga Dikuasai Satu Vendor
Selanjutnya Sambutan Dan Ucapan Nataru Dari Jokowi