Dari Belajar Mencukur hingga Bekerja, Begini Cara TTL Jalankan Program Lamong Cukur

Reporter : Redaksi
Direktur Utama TTL, David Pandapotan Sirait saat memberi sambutan pembkaan program Lamong Cukur. ist

Surabaya, rakyatdemokrasi.org – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar melalui program Lamong Cukur yang mengutamakan pelatihan, praktik, dan pengalaman kerja langsung.

Program ini dimulai dengan pelatihan pada 10–12 Agustus 2026. Peserta dibekali teknik mencukur, mulai dari keterampilan dasar hingga standar pelayanan barbershop.

Untuk mematangkan kemampuan, peserta kemudian menjalani magang sepanjang September 2026 di barbershop profesional. Selain keterampilan teknis, mereka memperoleh pengalaman dalam melayani pelanggan dan membangun kedisiplinan kerja.

Tahapan tersebut mengantarkan sejumlah peserta dari masyarakat Ring 1 memperoleh pekerjaan sebagai barber di Lamong Cukur.

Direktur Utama TTL, David Pandapotan Sirait, mengatakan pelatihan harus membuka jalan menuju kemandirian.

“Kami ingin program TJSL tidak berhenti pada pelatihan, tetapi benar-benar mampu menciptakan peluang ekonomi,” ujarnya.

Program ini menjadi bagian dari komitmen TTL untuk memperkuat kompetensi masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat sosial yang berkelanjutan di sekitar terminal.

Editor : Redaksi

Hukum
Berita Populer
Berita Terbaru