Jakarta, rakyatdemokrasi.org- Politisi PDI Perjuangan Adian Napitupulu menyuarakan dukungan terhadap guru honorer demi pengangkatan statusnya menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Anggota DPR RI ini membandingkan nasib tenaga pendidik yang masih berstatus honorer dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dalam waktu dekat akan diangkat menjadi PPPK.
Ketentuan pengangkatan pekerja dapur MBG menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.
Dalam Pasal 17 Perpres Nomor 115 Tahun 2025 termaktub bahwa, Pegawai SPPG diangkat sebagai PPPK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Adian menegaskan terdapat perbedaan perlakuan antara guru honorer dan SPPG. Melalui unggahannya di akun Instagram pribadi, Adian membagikan e-flyer bernada sindiran terhadap kebijakan pemerintah.
E-flyer tersebut bertajuk "Jangan Jadi Guru Tak Menjanjikan. Jadi Staf SPPG MBG Aja Lebih Cepat Jadi PPPK".
Kemudian dalam selebaran elektronik itu terdapat dua gambar seorang guru dengan pakaian lusuh wajah murung disandingkan dengan SPPG MBG dengan wajah semringah penuh senyum.
Pada bagian guru honorer dibubuhkan keterangan "20 tahun mengabdi. Status: honorer. Mengajar dan sengsara".
Sementara pada gambar SPPG MBG terdapat keterangan "Baru daftar, status: PPPK. Mengenyang dan sejahtera!".
Kemyudian pada keterangan postingan gambarnya, Adian menulis pesan singkat: "Agak Laen!!".
(rd/fajar)
Editor : Redaksi