Batam,Rakyat-Demokrasi.Org Penyampaikan Target retribusi sampah Tahun 2021, naik menjadi Rp 40 miliar dari target tahun sebelumnya Rp 36,5 miliar,hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Herman Rozie selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam Herman Rozie,Senin (18/1)."Dalam kenaikan tersebut,maka kami akan juga tingkatkan pelayanan,karena pelayanan harus membaik serta maksimal,terutama restribusi sampah yang sekarang menggunakan barcode,” katanya.
Sementara pencapaian restribusi sampah di tahun 2020 mencapai target sebesar Rp 36,1 miliar atau 98, 97 persen. Meskipun, di saat pandemi Covid-19. Ia menegaskan, saat ini tidak ada kenaikan retribusi sampah.Namun, untuk penambahan pelayanan diakuinya ada.Selain itu, untuk mengoptimalkan pendapatan retribusi sampah, pihaknya juga menambah petugas retribusi sebanyak 20 orang."Diharapkan penambahan personil ini, bisa bekerja lebih maksimal dalam penagihan retribusi sampah.Target cukup tinggi tahun depan. Jadi diperlukan petugas yang lebih banyak. Total ada 90 petugas retribusi yang akan bertugas di tahun ini,” ujar Herman.
Lebih lanjut Herman,"Kami menambahkan peningkatan pelayanan yang harus dilakukan," menurut Herman.
Tahun lalu, pihaknya juga menambah pembelian 58 bin kontainer untuk memperlancar proses pengangkutan sampah. Ke depan pihaknya tetap berupaya menekan keluhan, dan meningkatkan pengangkutan sampah dari sumber. "Target kami tetap sesuai jadwal dan tidak ada keterlambatan pengangkutan.Sebab kalau pelayanan bagus, masyarakat puas, dan akan berdampak pada kepatuhan terhadap pembayaran retribusi sampah,” ungkapnya.
Pihaknya juga mendapatkan bantuan 11 unit armada pengangkut sampah, dari hibah dana pariwisata. "Armada ini rencananya akan ditempatkan dan beroperasi untuk persoalan sampah di tempat wisata," ungkapnya.
Terkahir bantuan berupa empat unit dumb truk, lima pick up, satu unit becak motor, dan satu unit excavator."Jadi Bantuan ini akan menambah jumlah angkutan atau armada yang sudah ada saat ini.Bantuan hibah pariwisata nanti akan beroperasi di tempat wisata,selama ini kan menggunakan armada lama,sekarang sudah ada armada sendiri. Sehingga pengangkatan sampah di tempat wisata ini bisa lebih baik lagi,” kata Herman.(Jeff)